Salah Satu Dosen, Sekaligus Wakil Ketua (Waka) 1, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Washliyah (AW) Banda Aceh, Mohammad Haikal ST,.MIFP, lulus Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Keanggotaan Baitul Mal Aceh Periode 2020-2025, yang diselenggarakan oleh Komisi VI DPR Aceh.

Haikal adalah satu dari 5 orang calon tetap anggota Badan Baitul Mal Aceh, dan 3 orang cadangan lainnya, sebagaimana Pasal 43 ayat (3) Qanun Aceh No 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal. Dalam ayat (4) disebutkan, calon keanggotaan Badan BMA sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) disampaikan kepada Gubernur untuk ditetapkan dan diangkat sebagai keanggotaan Badan BMA.

Uji kelayakan dan kepatutan ini digelar di ruang rapat Komisi VI DPR Aceh, Banda Aceh, pada Selasa (20/10/2020). Para Calon anggota yang lulus, telah melewati beberapa tahap uji, diantaranya mempresentasikan Visi dan Misi selama 1 jam.

dilansir dari serambinews.com, Ketua Komisi VI DPR Aceh, Tgk H Irawan Abdullah S.Ag mengatakan, “Penyampaian visi dan misi ini sangatlah penting. Hal itu untuk diketahui arah dan tujuan dari komisioner Badan Baitul Mal Aceh kedepan ketika mareka yang memimpinnya.”

pada saat pelaksanaan uji, para peserta tersebut dibagi dalam dua sesi, yaitu sesi pagi dan siang, yang mana masing-masing sesi diikuti oleh 4 peserta.

“Dikarenakan saat ini masih pandemi Covid-19, maka kepada para calon diminta untuk menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya dengan memakai masker. Selain itu agar dapat hadir lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan untuk cek suhu badan,” jelas Tgk Irawan Abdullah.

“Harapan utama kita adalah dengan nantinya telah terpilih lima anggota Badan BMA, maka BMA akan semakin jaya dan amanah dalam mengelola dana ummat. Selain itu dapat membantu mustahik keluar dari kemiskinan dan juga akan tumbuh kepercayaan dari para muzakki untuk membayar zakatnya di BMA,” pungkas Irawan Abdullah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *