Banda Aceh – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM),
Pemerintah Mahasiswa (PEMA),
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) dan BEM Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Al-Washliyah Banda Aceh masa khidmat 2021-2022 esmi dilantik. Kegiatan berlangsung di pekarangan Kampus Al-Washliyah Banda Aceh, Sabtu (20/3/2021), dengan mematuhi protokol kesehatan.

Pelantikan tersebut bertemakan “Meningkatkan sumber daya manusia berdedikasi untuk organisasi kemahasiswaan yang aktif dan dinamis”. Ketua Panitia Pelantikan, Nazaruddin, berharap agar DPM, PEMA, dan BEM mampu menjadi pelopor gerakan mahasiswa guna lebih produktif dan progresif.

“Selain itu kami berharap agar DPM, PEMA, dan BEM selalu tetap menjadi basis perjuangan demi menciptakan iklim kampus yang lebih baik lagi.” ujar Nazar, Kamis (8/4/2021).

Ketua DPM, Riki Asbi dan jajarannya berkomitmen untuk konsentrasi menyerap segala bentuk aspirasi mahasiswa. Selain itu membuat serta merevisi peraturan agar semua bermuara pada kemaslahatan dan ketertiban bersama.

“Karena BEM, PEMA, dan DPM adalah organisasi intra, maka komitmen serta konsentrasi dalam mengawal kebijakan kampus dan meningkatkan kualitas SDM adalah hal yang paling fundamental. Turut membantu kampus menjadi laboratorium ilmu yang mencetak dan membentuk pribadi mahasiswa yang tangguh, berilmu, cerdas dan peka sosial,” katanya.

Pelantikan bersama tersebut dihadiri oleh Ketua Pengurus Daerah (PD) Al-Washliyah Banda Aceh, Dr Yusra Jamali MA, para Ketua Sekolah Tinggi beserta jajarannya, Dosen kampus Al-Washliyah Banda Aceh, Komandan Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Syiah Kuala (USK) beserta jajarannya, dan ketua-ketua BEM Universitas yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar. (ra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *