Banda Aceh – Reyhan Angie Vania, mahasiswi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Washliyah Banda Aceh (STAI AW-BNA) tetap aktif berwirausaha walaupun wabah pandemi Covid-19 melanda. Bidang wirausaha yang ia tekuni adalah tata boga.

Mahasiswi yang akrab disapa Rey itu memulai usahanya pada pertengahan bulan Juli, tahun 2019. Jenis usahanya tersebut bersifat rumahan, yang beralamat di Jln Rama Setia, Lampaseh, Banda Aceh.

Rey mengatakan bahwa ia mempelajari cara membuat kue lewat YouTube, dan tidak mengikuti kursus apapun di bidang tersebut.

“Pertama kali belajar buat kue cuma lihat dari YouTube, jadi tidak ikut kursus di bagian kue. Pertama buat kue sering gagal, sering sedih bahkan sampai hampir nyerah untuk belajar. tapi alhamdulillah ada teman-teman yang ikut order walaupun mungkin saat itu rasa atau kualitas kue nya kurang enak.” Ujar Rey

Rey menambahkan, Jenis kue yang dijual adalah Brownies dan Mochi. Sering terjadi kegagalan saat proses pembuatan kedua jenis kue tersebut. Namun ia tetap mencoba dan terus belajar dari kegagalannya.

Usaha kue kekinian itu hanya berjalan tiga bulan saja. Kemudian pada bulan Oktober sampai bulan Juli tahun 2020 ia berhenti. Akibat tekanan Perekonomian dari faktor Pandemi Covid-19, ia melanjutkan usahanya yang lama vakum itu.

“Jualan kue itu hanya bertahan tiga bulan saja. Bulan 10 sampai selanjutnya sempat vakum dikarenakan satu dan lain hal. Alhamdulillah di bulan 8 tahun 2020 mulai aktif lagi.” Kata Rey.

“Di bulan itu kadang masih sering juga gagal, bahkan sampai mengalami kerugian. memang seperti itu yang namanya usaha kalau kita bangun sendiri, gagal memang hal biasa dalam memulai usaha. Dari kegagalan tersebut saya coba terus belajar lagi sampai akhir nya dibulan 9 tahun 2020, alhamdulillah kue yang saya produksi berhasil dan menghasilkan kue yang bisa dibilang enak.” Ujar Rey.

“Sudah ada beberapa juga yang order dari brownies, mochi atau kue ulang tahun. Dari sini saya ingin katakan bahwa untuk belajar melalui YouTube saja tidak cukup kalau tidak ada skill dalam diri kita sendiri. Dan skill itu juga harus sering di asah agar hasilnya bisa maksimal.” Tambahnya. (Asbi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *