Aceh Besar – Sekretaris Prodi PAI STAI AW-BNA, Mujiburrahman, S.Pd.I., MA, mengikuti Pelatihan Usahawan Muda Melalui Konten Publikasi Media Sosial di Gedung Dekranas Aceh Besar, di Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/12/2020).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Besar itu diikuti oleh 30 Peserta, yang dibuka oleh Kepala Disnaker Aceh Besar, Ir. Makmun. MT.

Dilansir dari serambinews.com, Kadisnakertrans, Makmun, dalam sambutannya, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan kemampuan atau keterampilan agar dapat bekerja maupun berwirausaha untuk mencapai kesejahteraan sekaligus berpartisipasi dalam pembangunan di Aceh Besar.

Kegiatan ini juga salah satu upaya Pemkab Aceh Besar dalam menanggulangi rendahnya produktivitas dan daya saing dan angkatan kerja.

Makmun mengatakan, pengusaha harus siap dengan peralihan menuju revolusi industri 4.0 yang banyak berfokus kepada digitalisasi dan otomatisasi, orang kini dapat bekerja dimana saja dan kapan saja, hal ini dikenal dengan istilah Job transformasi tengah berlangsung.

“Perkembangan ini diakomodir Undang-Undang Cipta Kerja lewat sistem pengupahan yang berbasiskan jam kerja,” ujar Makmun.

“Insya Allah, dengan cara ini dapat menekan angka pengangguran di Kabupaten Aceh Besar,” lanjutnya.

Usahawan muda ini diharapkan dapat berpartisipasi terhadap pembangunan di Aceh Besar dengan mempublikasikan kegiatan yang positif. Dan dapat berwirausaha dalam menekan angka pengangguran di Aceh Besar.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRK Aceh Besar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh Besar, Mursalin SHI, mengatakan, kegiatan ini dilatar belakangi realita yang terjadi saat ini munculnya muda-mudi yang memanfaatkan medsos seperti instagram, facebook, tiktok, youtube, dan twitter sebagai sarana publikasi yang menyalurkan hobi dan kreativitas.

Dengan konten yang bagus, tentunya akan menghasilkan uang yang banyak karena banyaknya penonton. Setidaknya, ia juga berharap medsos dapat dimanfaatkan ke hal-hal yang positif.

Misalnya, berdagang berbagai produk yang dihasilkan di Aceh Besar secara online serta membuat konten-konten para ibu-ibu yang ahli memasak khas Aceh Besar.

Mujiburahman juga berharap kegiatan ini dapat menjadi dorongan motivasi bagi para pemuda dalam berwirausaha, terlebih dalam masa Pandemi Covid-19.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi acuan dan dorongan semangat serta motivasi bagi para pemuda dalam berwirausaha. Dengan tingkat pengangguran yang tinggi dan kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, saya rasa pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kita,” Ujar Sekretaris Prodi PAI STAI AW-BNA tersebut. (Asbi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *