Seorang peneliti di Columbia University bernama Dr. Walter Mischel melakukan percobaan menguji  beberapa anak kecil. Anak-anak ini dipantau sejauh mana sanggup menahan diri dari godaan untuk mengambil manisan yang disediakan di atas meja di depan mereka.

Aturan mainnya sederhana: Mischel berjanji akan memberikan dua kali lipat manisan bila anak-anak tidak memakannya sampai dia kembali.

Sesaat dia keluar ruangan, sebagian anak langsung menyikat manisan tersebut dan sebagian lain menahan diri dengan mengalihkan konsentrasi untuk tidak menyentuh manisan tersebut. Untuk tetap bisa menahan nalurinya, Sebagian anak harus bertindak kreatif dalam mengalihkan pikirannya. Ada yang memainkan  jemarinya, atau melihat ke arah lain. Intinya, mereka harus berjuang.

Berangkat dari percobaan ini, terlihat anak-anak yang mampu menahan diri akan lebih bisa menguasai dirinya dan tentu saja, mereka  cenderung lebih sukses. Mereka paham menunda kesenangan untuk kebaikan di masa depan. Bukankah mereka mendapat manisan dua kali lipat bila bersabar sedikit lama?

Jadi, kemampuan mengendalikan insting atau godaan dalam diri disebut willpower (tekad). Fungsinya sangat penting tapi masalahnya, keberadaannya sangat terbatas.

Anda pun demikian, willpower Anda dari pagi hingga sore akan tergerus perlahan. Apalagi bila memulai hari dalam keadaan terperangkap dalam macet. Untuk mengelola mental saja sudah seberapa besar  willpower terbuang.

Terus, bagaimana caranya mengelola willpower secara efektif? Tentu saja, anda harus memanfaatkan apa yang dikenal dengan “guiding structure”, yaitu merancang lingkungan Anda agar tidak banyak mengalami godaan yang tidak perlu. Contoh, Anda ingin mengurangi makan cemilan, cara yang paling ampuh adalah tidak menyediakan stok cemilan di dalam kulkas. Anda tidak akan didesak oleh keadaan untuk makan cemilan sebagaimana godaan itu datang sekiranya  cemilan itu ada di dalam rumah. Anda tidak perlu sama sekali meyakinkan diri untuk tidak mengambil cemilan, karena cemilan itu tidak ada di rumah.

Kembali kepada contoh di atas dimana Anda sering terjebak macet, coba saja Anda merubah lingkungan dengan datang lebih awal atau pindah kontrakan lebih dekat ke kantor supaya Anda bisa menghemat willpower, yang nantinya willpower ini  dapat digunakan untuk meningkatkan kapasitas diri Anda dengan berpartisipasi dalam berbagai pelatihan. Selamat mencoba!

Penulis : Mohammad Haikal, ST.,MIFP

Editor : Riki Asbi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *